Posted by: ekayu15 | 15 September 2009

Kegiatanku sekarang !

Assalamualaikum,

Lama sekali sudah tidak sharing di sini…semua karena kesibukan ! hehehehe, sebenarnya itu alasan klasik yang sering muncul. Padahal…paling malas “the real disease”.

Kegiatanku sekarang banyak juga sih, aku cukup sibuk dengan berjualan sarikurma dan beberapa produk herbal…yang alhamdulillah berjalan dengan baik dan menghasilkan profit yang lumayan….

Selain sarikurma, aku juga berjualan produk Oriflame …yang alhamdulillah juga berjalan dengan baik…produk jualanku yang lain adalah Tupperware ! Ya..why Tupperware ?? alasan sederhana saja I LIKE TUPPERWARE ! that’s all…..

Nah ada lagi selain 3 produk di atas yaitu HERBALIFE ! ya HERBALIFE…produk yang di tujukan untuk program pengelolaan BERAT BADAN. wah produk ini OKE banget lho….secara aku juga make dan udah berhasil turun banyak….

Nah…jadi begitulah kegiatanku sehari hari…jualan ! Kadang off line kadang online….tapi semua tetep asik dan oke !

Posted by: ekayu15 | 22 January 2009

Aku sekarang…

ekayu

Nah yang ini setelah agak kurusan…59 kg…lumayan kan dalan 28 hari turun 4 Kg…..pake shapework dari herbalife dong….

udah-sedikit-langsing1

ini sebenarnya gak begitu nampak kan body ku..he3…tapi dah keliatan dong kurusannya…..

Posted by: ekayu15 | 22 January 2009

Gendut….

Aku saat gendut 63 kg..akhir Dec 2008

Gendut banget

Gendut banget

Posted by: ekayu15 | 22 January 2009

Memantau Anak di Era Digital

Internet dan ponsel adalah dua produk digital yang membuat segala urusan menjadi mudah. Itu kata orang orang . Sebaliknya, kedua hal tersebut justru bisa membuat segala urusan menjadi kacau kalau jatuh ke tangan anak anak. Sebab, kalau kita tidak dapat mengelolanya, internet dan ponsel bisa menjadi “predator” bagi masa depan mereka. Dari tanda tandanya sudah tampak di Indonesia. Video tidak senonoh yang bnayak beredar lewat ponsel adalah salah satu contohnya.
Contoh lain seperti diungkap oleh Asosiasi Warung Internet Indonesia (AWARI), 7 dari 1000 situs yang terbanyak diakses di Indonesia adalah situs porno. Data yang diambil dari alexa.com ini juga mengungkap 15 dari 100 top sites dapat ditumpangi konten porno. Yang menghkhawatirkan , akses informasi di internet sangat mudah dilakukan oleh siapa saja, pun anak anak.
Untuk itu, Depkominfo dan Awari tengah berusaha menjajaki kerja sama untuk menyosialisasikan penyaringan situs situs katagori berbahaya dengan tiga jalan : penyaringan di komputer, di proxy/catce server dan penyaringan dengan menguunakan DNS (domain name system).
Sementara untuk menyaring penggunaaanponsel anak anak kita, sebagai orangtua, lakukan tip tip berikut :
1. Upayakan anda tahu semua teman anak anak anda, dan membuat peraturan tentang mereka dapat menggunakan ponsel serta dengan siapa mereka berbicara.
2. Upayakan anda dapat mengakses seluruh nomor yang menghubungi atau dihubungi anak anak anda.
3. Jangan berikan ponsel yang memiliki fitur akses internet. Dengan fasilitas ini, si kecil dapat mengakses konten yang tidak pantas di mana saja dan semakin sulit anda kontrol.

Semoga bermanfaat.

wassalam

Posted by: ekayu15 | 21 January 2009

Renungan Hari ini

Assalamualaikum,

“Sesungguhnya jika ada suatu perbuatan seberat biji sawi dan berada dalam batu, atau di langit atau di dasar bumi, niscaya ALLAH akan mendatangkan pembalasannya.”
(Luqman : 16)

Wassalam

Posted by: ekayu15 | 21 January 2009

4 dari 10 wanita TIDAK ORGASME !

Assalamualaikum,

Empat dari 10 wanita Indonesia yang menikah belum pernah merasakan orgasme. Demikian pernah saya baca di sebuah majalah bulanan terkemuka di Indonesia. WOW…apa yang salah ya ???

Berdasarkan survey..(hebat banget orang yang mau di survey..) yang pernah di lakukan oleh seorang konsultan seks     dr. Ferryal Loetan, ASC&T, MMR,SpRM,M.Kes (panjang banget nih gelarnya ..) penyebab mengapa wanita tidak merasakan orgasme saat melakukan sexual intercourse dengan suaminya yaitu fakto suami (ejakulasi dini), ketidaktahuan istri tentang orgasme dan faktor budaya (wanita menganggap dirinya sebagai pelayan suami sehingga sudah merasa cukup puas saat mengetahui suaminya puas).

Wah kalo begitu hasil surveynya gawat juga….maksudnya kasihan juga temen2 kita para wanita ini..gimana gak..setelah sekian tahun menikah dan melakukan sexual intercouse dengan suami (katanya yang tercinta) kok gak bisa atau belum bisa merasakan orgasme…sedih banget ya.

Memang menurut saya sih perlu adanya semacam konseling buat para istri dan mungkin para calon istri untuk tahu mengenai masalah hubungan suami istri dengan lebih baik agar tidak terjadi tuh kondisi di atas…amit2 deh. Sebenarnya banyak cara untuk belajar secara sekarang ini sudah banyak sekali informasi mengenai bagaimana membina hubungan suami istri yang baik dan sehat (tentunya). Dari mulai bertanya (mungkin ini masih tabu di Indonesia) , atau membaca buku tentang sex, sampai pergi ke konsultan sex itu tadi (kalo yang ini perlu biaya banyak..secara biaya konsul dokter sekarang kan gak murah).

Oke apapun itu kita berharap semoga judul diatas segera berganti menjadi “seluruh wanita yang sudah menikah bisa orgasme” he…he…he. BAGAIMANA DENGAN ANDA (kalau anda wanita) ??? atau BAGAIMANA DENGAN ISTRI ANDA ????

Wassalam

(dari berbagai sumber)

Posted by: ekayu15 | 21 January 2009

KIDZANIA

Kidzania

Posted by: ekayu15 | 19 January 2009

Sekilas Shapework

Mengapa sangat sulit menurunkan dan menjaga berat badan? Mungkin karena tubuh Anda belum menemukan cara tepat melakukan diet yang dapat menurunkan berat badan sekaligus tetap sehat secara bersamaan.

shapeworks_300

Perkenalkan, ShapeWorks™. Program yang praktis dan sehat disesuaikan dengan kom-posisi dan bentuk tubuh Anda yang unik serta membantu mengendalikan rasa lapar.

Sebuah terobosan dalam program Penurunan berat badan, ShapeWork menyesuaikan program diet dengan jenis tubuh Anda, menyediakan porsi yang seimbang antara protein yang meminimalisasikan rasa lapar dan karbohidrat yang sehat.

1. Kenali Tubuh Anda

kenali-tubuh-anda2

Instruktur ShapeWorks™ akan memberikan analisa tubuh yang dapat membantu Anda menentukan program yang sesuai untuk Anda.
Analisa tubuh akan membantu Anda menentukan:
• Masa tubuh dan berat badan yang ingin dicapai
• Jumlah kalori yang harus Anda konsumsi untuk menurunkan berat badan
• Kebutuhan protein harian Anda.
Hasilnya?
Anda dapat menurunkan berat dan ukuran tubuh, dan mengendalikan rasa lapar tanpa perlu repot.

2. Nikmati Makanan Ideal Anda

kenali-tubuh-anda-2

Bagaimana Anda bisa mendapatkan jumlah protein yang tepat tanpa mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan tinggi kalori?
Dengan ShapeWorks™- Makanan yang ideal.
Tinggi nutrisi, Makanan Ideal dirancang untuk membu-at Anda merasa kenyang dengan tiga formula yang mudah:
• Formula 1 Nutritional Shake Mix
• Formula 2 Multivitamin Complex
• Formula 3 Personalized Protein Powder

Shake kami yang mudah dibuat dan dibawa merupakan makanan cepat saji utama.

Pilihlah satu dari tiga rasa lezat Formula 1. Tambahkan Formula 3 Personalized Protein Powder dalam jumlah yang tepat agar sesuai dengan kebutuhan protein hari-an Anda, masukkan buah-buahan dan campurkan dengan susu tanpa lemak atau susu kedelai. Bersamaan dengan 2 minuman shakes lezat tiap hari, nikmati juga makanan seimbang yang sehat dan kudapan yang diperkaya protein yang membuat Anda tetap berenerji.

ShapeWorks™ Makanan Ideal. Makanan Cepat Saji Utama yang terjangkau. Inilah solusi utama untuk menurunkan berat badan.

3. Optimalkan Kesuksesan Anda

optimalkan1

Dari serangkaian produk yang berguna bagi kesehatan dan peralatan pendukung lainnya, pilihlah yang paling sesuai dengan gaya hidup dan anggaran Anda.

Anda dan instruktur penurunan berat badan Anda akan menentukan cara untuk mengoptimalkan kesuksesan dengan:
• Beragam perangkat pendukung ShapeWorks™
• Produk-produk untuk mengatasi rintangan yang sering muncul saat berdiet, seperti perangkat pembantu mengatasi keinginan mengudap dan penambah enerji
• Produk-produk nutrisi yang disesuaikan dengan gaya hidup Anda.

Tubuh Anda unik. Tidakkah sebaiknya diet Anda juga begitu? Dengan ShapeWorks™, kami menyesuaikan program dan hasil sesuai keinginan Anda.

Posted by: ekayu15 | 19 January 2009

Renungan Hari Ini

” Apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya ALLAH mengetahuinya “
(Ali Imran : 92)

Posted by: ekayu15 | 19 January 2009

Penyakit Muncul Gara-gara Salah Diet

junkfoodIbarat menu makanan di restoran, semuanya ada. Begitulah diet untuk menurunkan berat badan. Beragam jenis diet ditawarkan, tapi yang mana yang pas dan benar untuk tubuh, harus dipertimbangkan. Dengan diet yang benar, berat badan jadi seimbang, tubuh pun sehat.

Perempuan sering salah kaprah mengartikan diet. Banyak yang beranggapan, cara ampuh untuk menurunkan berat badan adalah lewat diet yang diartikan sebagai “puasa” atau mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi. Asumsinya, dengan mengurangi jumlah asupan makanan sebanyak mungkin, akan mempercepat penurunan berat badan menuju berat yang diinginkan.

Dr. Luciana B. Sutanto, MS, Sp.GK menjelaskan, pengertian diet tidaklah sesederhana itu. “Diet sebenarnya mempunyai arti kombinasi makanan dan minuman di dalam hidangan makan yang dikonsumsi sehari-hari. Jadi, mengatur makan dengan pola yang sehat,” papar spesialis gizi klinik dari RS Mitra Keluarga Kemayoran Jakarta.

Ada begitu banyak metoda berdiet untuk menurunkan berat badan yang tersedia. Dari the Atkins Diet (diet rendah karbohidrat), the Cabbage Soup Diet, the Grapefruit Diet, the South Beach Diet, the Balance Diet, dan lain-lain. Dari sekian jenis diet, Lucia menilai, yang terbukti terbaik adalah balance diet atau diet gizi seimbang. “Diet seimbang memberikan gizi seimbang yang diperlukan tubuh dan memenuhi kebutuhan metabolisme normal.”

Diet yang benar, lanjut Luciana, adalah tetap mengonsumsi makanan dengan komposisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah seimbang. “Tentu saja dengan total kalori yang lebih rendah dari yang biasa dikonsumsi, sehingga tubuh akan menggunakan simpanan energi tubuh, yaitu lemak tubuh, baik yang berlokasi di bawah kulit maupun yang berada di dalam tubuh (lemak viseral). Dengan hilangnya massa lemak tubuh, maka akan terjadi penurunan berat badan,” terang dokter yang juga mengajar di FKUI-RSCM ini.

ANALISIS ASUPAN

Luciana mengingatkan, diet untuk menurunkan berat badan dengan mengurangi asupan karbohidrat atau lemak tidak begitu saja dapat dilakukan. “Mengurangi salah satu makronutrien (karbohidrat atau lemak, misalnya) harus disesuaikan dengan asupan sehari-hari,” sarannya.

Luciana mencontohkan, mengurangi asupan lemak pada orang yang konsumsi lemaknya sehari-hari tinggi karena hobi makan kerupuk dan cemilan goreng, pasti hasilnya bagus, berat badan bisa turun. “Tapi, pada orang yang sama, jika karbohidratnya yang dikurangi, maka dietnya menjadi tidak seimbang. Berat badan juga belum tentu turun, tergantung kalori total yang dikonsumsi atau dikurangi. Demikian juga sebaliknya, jika riwayat asupan sehari-hari konsumsi karbohidrat yang tinggi, untuk mengurangi berat badan ya harus mengurangi asupan karbohidratnya.”

Yang harus diketahui, menerapkan metode diet yang salah dapat mengakibatkan target menghilangkan massa lemak tubuh tidak tercapai. “Ini karena penurunan berat badan bukan diakibatkan hilangnya massa lemak, melainkan cairan tubuh atau massa otot.”

Memilih jenis diet juga harus disesuaikan dengan keadaan tubuh. Misalnya, jenis diet yang menganjurkan konsumsi tinggi protein kurang menguntungkan bagi orang tua, karena fungsi ginjal orang tua biasanya sudah mulai menurun. “Ditambah lagi jika ada gangguan ginjal yang menyertai.” Contoh lain, diet sangat rendah kalori justru akan mengganggu aktivitas fisik orang yang bekerja, karena dengan konsumsi sangat rendah kalori, kebutuhan tubuh tidak akan tercukupi. “Akibatnya, tubuh jadi kurang segar dan malah tidak bisa berkonsentrasi.”

Idealnya, lanjut Luciana, jika ingin menurunkan berat badan dengan mengatur pola makan, harus dilakukan analisis asupan dulu. Dengan analisis asupan, makanan yang dikonsumsi sehari-hari dihitung. Dari penilaian tersebut akan tampak kalori dan komposisi makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Baru kemudian diatur dengan pedoman kebiasaan makan sehari-hari.

Mitos-mitos Diet

1. Tidak makan malam

Menghindari makan malam untuk menurunkan berat badan, adalah mitos yang kurang tepat. Berat badan dipengaruhi oleh kalori total yang diasup dikurangi kalori yang dikeluarkan dalam sehari (berat badan = kalori total yang diasup – kalori yang dikeluarkan). Jika makan malam dihilangkan, kemudian menggantinya dengan makanan kecil untuk menahan lapar, dan makanan kecil yang dimakan untuk mengganti makan malam tadi mengandung kalori tinggi, maka berat badan tetap tidak akan turun. Menghilangkan makan malam juga akan berakibat munculnya keluhan tubuh tidak nyaman, lapar, atau bahkan gangguan lambung (sakit mag).

Jika makan malam diganti dengan mengudap buah, menurut Luciana boleh-boleh saja, dengan catatan pada malam hari tidak melakukan aktivitas apa-apa. Prinsipnya, makan adalah menyuplai tubuh untuk metabolisme tubuh, mengganti sel yang rusak, aktivitas fisik, dan lainnya. “Kalau tidak ada suplai, ya tidak akan bisa beraktivitas karena kelaparan, yang akan dikompensasi tubuh dengan membentuk gula dari cadangan tubuh sendiri. Dampaknya, metabolisme terganggu, dan akan timbul keluhan tidak enak badan, bahkan bisa timbul sakit mag.”

2. Tidak sarapan pagi bagus untuk diet

Salah. Tanpa sarapan, gula darah akan bisa turun. Kadar gula yang rendah akibatnya konsentrasi terganggu, lemas, mudah marah dan sebagainya. Sehingga bagi orang yang bekerja jadi tidak efektif. Biasanya, dengan tidak sarapan rasa lapar diatasi dengan makanan kecil, yang seringkali karena bentuknya kering dan ringan, ternyata kalorinya banyak. Akibatnya, tujuan malah tidak tercapai juga, BB bisa-bisa naik. Kecenderungan lain adalah, karena pagi tidak sarapan, sehingga siang hari kelaparan dan makan jadi banyak. Jadinya tidak efektif juga. Metabolisme tubuh yang normal tidak bisa menerima pola makan yang tidak teratur.

3. Minum air putih dan air es akan membuat tubuh melar

Ini juga mitos yang salah kaprah. Air putih tidak mengandung kalori, jadi tidak akan menyebabkan gemuk. Air es memang akan membuat penyerapan makanan jadi lebih baik, tetapi air putih sendiri tidak memberikan sumbangan kalori. Sehingga seberapa banyak minum air putih tidak akan meningkatkan timbunan lemak. Pada tubuh yang normal, konsumsi air yang sangat banyak akan dikeluarkan oleh tubuh melalui kencing, sehingga kandungan air di tubuh tetap dalam bataas normal.

4. Air jeruk nipis cespleng menurunkan berat badan

Mitos yang juga tak benar. Malah, yang terjadi, biasanya kita meminum es jeruk dengan ditambah gula banyak-banyak supaya manis, karena jeruknya sangat asam. Akibatnya, lemak makin menumpuk. Boro-boro berat badan turun, yang terjadi malah bisa sebaliknya.

BIASAKAN MENGHITUNG ASUPAN MAKANAN

Prinsip diet menurunkan berat badan adalah bagaimana mengurangi asupan makanan tanpa mengganggu aktivitas dan metabolisme tubuh. Caranya dengan mengurangi total kalori asupan makan sehari-hari. Dengan kalori yang sudah ditentukan untuk sehari, kemudian ditentukan untuk setiap kali makan.

“Idealnya, sih, dilakukan analisis asupan makan. Yaitu makanan yang dimakan dihitung dan dievaluasi. Misalnya, pagi hari cuma minum susu, siang dan malam makan lengkap, tapi kok, tubuh tetap gemuk? Kita cari salahnya dimana? Ternyata, makan siangnya terlalu banyak. Nah, makan siang yang terlalu banyak ini harus dikurangi. Penyebab makan siang yang terlalu banyak bisa karena makan pagi terlalu sedikit, hanya minum susu, akibatnya akan lebih cepat lapar. Dalam hal ini makan pagi bisa ditambah roti atau buah untuk mencegah kelaparan pad siang hari.”

Contoh lain, makan pagi, siang, dan makan malamnya bagus, makanan selingan bagus, tapi cemilan di luar jadwal makan besar dan jadwal makan selingan terlalu banyak. “Setelah dianalisis, yang dibuang cemilannya saja, pasti BB turun. Kalau yang dibuang makan pagi atau makan malamnya, pengorbanan yang dilakukan terlalu berat. Apalagi jika makan pagi atau makan malam yang dihilangkan diganti dengan makanan kecil yang kalorinya tidak kecil, hasilnya ya sama saja, tidak akan menurunkan BB.”

LEMAK, BUKAN OTOT

Yang sering terjadi, seseorang akan senang jika berat badannya turun cepat, padahal ia sendiri tidak tahu, yang turun sebetulnya apanya? “Airnya? Lemaknya? Atau ototnya? Yang diharapkan, yang hilang adalah lemak, karena lemak merupakan bagian tubuh yang tidak ikut metabolisme dan malah mengganggu metabolisme jika menumpuk (menimbulkan penyakit diabetes, kolesterol, dll),” ujar Luciana menerangkan.

Kalau yang hilang atau turun massa otot, justru akan lebih susah menurunkan berat badan, karena metabolisme tubuh (basal metabolism rate) akan makin kecil. “Kalau metabolisme tubuh menurun, artinya kalori yang dibutuhkan juga menurun. Sehingga dengan asupan kalori yang rendah, kalori sudah mencukupi atau malah berlebih dari yang dibutuhkan. Akibatnya berat badan tidak turun lagi. Demikian yang terjadi jika otot yang mengecil, bukan lemaknya yang hilang,” jelas Luciana. Jumlah massa otot berkurang bisa karena asupan kalori yang terlalu rendah, suplai protein tidak cukup, atau aktivitas fisik yang rendah.

Berbeda jika yang turun adalah massa lemak, sementara massa otot membesar. “Kalau ini yang terjadi, BB akan mudah untuk terus turun.” (Nova)

Sumber: Kompas.Com

Older Posts »

Categories